Facebook Twitter Friendfeed
Gratis berlangganan artikel via RSS, join sekarang!

2012 Akhir atau Awal


Pralaya merupakan Perubahan dan bukan penghancuran sebagaimana yang umum dipahami.
Perubahan harus terjadi di dalam diri sendiri dan di sekitar kita saat kita memasuki  Zaman Cahaya.
Bumi dan Sistem Tata Surya kita memasuki  medan energi baru yang disebut “Photon Belt” bertepatan saat Matahari kita bersejajar dengan Pusat Galaksi. Hal ini terjadi sekali dalam ribuan tahun. Tentu saja kejadian ini bukanlah kebetulan.
Kutub magnetik bumi kita akan lenyap untuk waktu yang singkat dan muncul kembali pada tempat yang berbeda.
Bumi kita akan berhenti berotasi selama tiga hari dan malam. Ia akan berotasi berlawanan arah ketika kembali berotasi.
Suar Matahari akan menyapu satelit-satelit kita dan semua sistem komunikasi akan lumpuh.
Kita tidak sendirian di saat yang genting ini. Hirarki, para Rishi dan para Guru Cahaya yang lainnya sedang bekerja keras untuk  menghindarkan atau meringankan beragam penderitaan yang disebabkan oleh peristiwa-peristiwa tersebut di atas.
Semua orang dan segala sesuatu di sini harus menerima dan menjaga energi-energi baru yang sedang disalurkan ke bumi ini. Kita semuanya harus memvibrasikan Kesadaran: Cinta, Kedamaian, Harmoni, dan Kebenaran.
Apapun persiapan pada tataran fisik tidak akan membantu. Hanya persiapan Spiritual, hanya Kesadaran yang bisa membantu kita mengarungi  tahun 2012, dimulai dengan membuang segala negativitas: kebencian, kekerasan, korupsi, dan sebagainya di dalam diri sendiri dan di dunia ini.
Dengan mengubah diri sendiri, berarti kita mengubah nasib bagi bumi yang indah ini.
Di bumi ini tak ada lagi tempat bagi kebencian, kekerasan, kepalsuan. Mereka yang keukeuh mempertahankannya akan binasa.
Banyak yang menerima energi baru itu dan berubah. Namun banyak juga yang menolak terhadap Perubahan.
Mereka yang tidak berubah harus mengalami proses pembelajaran termasuk rasa sakit dan penderitaan. Ini adalah bagian dari Pralaya.
Dengan Kesadaran, dengan memilih dan menerima Perubahan, seseorang dapat terhindar dari rasa sakit dan penderitaan.
Tak banyak yang sadar dan peduli dengan hal ini. Sungguh disayangkan. Namun Perubahan tak terelakkan. Ia terjadi.
Ini adalah Masa Pencucian. Tak seorang pun yang bisa melarikan diri dari Pralaya.

BAGIAN KE-1
PENDAHULUAN
Banyak kebingungan dan ketakutan seputar tahun 2012 di antara mereka yang tak asing lagi dengan ramalan tahun 2012. Namun memang benar kalau masih banyak orang yang tidak menyadari pentingnya tahun 2012.
Informasi ini berasal dari para Guru Spiritual yang mencoba menjelaskan secara singkat fakta-fakta dan kekhawatiran di tahun 2012 serta anjurn cara untuk menempuhnya.
Memang mudah untuk menjadi ciut, tetapi tidak mudah untuk berkata,”Jangan kuatir, tidak akan terjadi apa-apa. Kita akan aman.” Kebenaran tentang tahun 2012 adalah meskipun diramalkan akan banyak malapetaka, namun ramalan itu masih kemungkinan. Itu bisa saja terjadi, bisa juga tidak. Pada saat ini kita hanya bisa berkata,”Kita tidak tahu apa yang bakal terjadi.” Inilah kebenaran.
Sikap Positif dan Transformasi akan berpengaruh terhadap nasib kita. Jika kita berubah, nasib pun berubah. Maka, tahun 2012 akan menjadi gerbang menuju Cahaya. Dunia tidak akan berakhir pada tahun 2012, di sana akan ada Fajar Baru atau Awal Baru.
Banyak orang telah menyatakan dan menulis tentang tahun 2012 di dekade ini saja. Di antaranya banyak tersedia di internet. Begitu kita mengetik ‘2012’ di mesin pencari, maka hasil pencarian kira-kira mencapai 2 milyar lebih halaman web. Kebanyakan isinya menakutkan sebab  sumber tersebut kebanyakan menganggap tahun 2012 sebagai akhir dunia.
Ini bukan pertama kalinya kiamat diramalkan dalam sejarah umat manusia. Contoh saja tahun 2000. Konon dipercaya akan berakhirnya dunia. Namun semua ramalan itu tidak terbukti. Karena ramalan itu selalu meleset, maka semakin hari orang-orang  menjadi skeptis, tidak tertarik lagi dengan yang akan terjadi berikutnya yaitu tahun 2012.
Ada banyak fenomena alam yang terjadi baik di bumi maupun di luarnya yang dipercaya berkaitan dengan tahun 2012. Informasi ini adalah hasil riset para Guru Spiritual yang berupaya menggarisbawahi pentingnya tahun 2012 dengan menjelaskan beberapa kejadian alam. Juga untuk mencoba menjawab beberapa pertanyaan yang muncul seperti  apakah dunia benar-benar akan berakhir atau semua itu hanya kebohongan massal belaka?
Untuk memahami beberapa fenomena alam yang terjadi, tentunya kita membutuhkan pengetahuan yang dalam soal astronomi, geologi dan sebagainya sejak informasi ini dimaksudkan untuk menyediakan pengetahun otentik yang penting, memadai dan relevan bagi banyak orang.
Menariknya, banyak fenomena alam terkait tahun 2012 jarang diberitakan media massa. Media massa nampaknya hanya mempublikasikan fenomena alam yang didasarkan pada sains, yang berarti, hanya menjelaskan lewat sains yang umum. Padahal kenyataannya banyak fenomena yang tidak bisa dijelaskan oleh “sains” yang berada di luar jangkauan sains yang ditemukan umat manusia.
Penting untuk dipahami bahwa cara kerja sains adalah hanya menjelaskan sesuatu yang terdeteksi saja oleh manusia dan instrumennya. Perkembangan sains berikutnya, ia mampu terus dan terus menjelaskan fenomena misterius yang tidak terjelaskan sebelumnya.
Jadi batas-batas realitas yang dikenali sains terus berkembang. Oleh karena itu, fenomena yang berada di luar batas-batas realitas bukan berarti tidak ada atau tidak benar.
Sebagai contoh, sains tidak mampu mendeteksi adanya kesadaran pada mahluk yang berperasaan. Padahal setiap orang tahu bahwa ia sadar dan tidak perlu membuktikannya.
Hal yang sama, baik ilmu kedokteran maupun ilmu kehakiman, tidak mampu mendeteksi atau mendefinisikan fenomena kematian secara pasti (kematian adalah absennya kesadaran secara permanen pada suatu mahluk). Banyak debat-debat medis dan hukum mengenai hal tersebut tidak meyakinkan. Ada suatu kasus pasien yang dinyatakan “brain-dead” (dianggap benar-benar mati), lalu ia sadar, bangun, dan berjalan. (Mengenai hal ini anda disarankan membaca buku “Life After Life” oleh Dr. Raymond Moody).
Banyak pemerintah juga mencegah media massa dari pemberitaan tentang fenomena global yang penting sebab mereka khawatir akan terjadi kepanikan di kalangan masyarakat, menyebabkan kelumpuhan pasar saham, ekonomi dan ujung-ujungnya lumpuhnya pemerintahan itu sendiri.
Informasi ini mencoba menjelaskan fenomena yang sangat penting dan relevan pada saat ini namun di luar jangkauan sains atau diabaikan oleh komunitas sains. Metode yang digunakan untuk keperluan ini merupakan pengetahuan otentik sebagai berikut.
Pertama-tama, riset yang dilakukan oleh para Guru Spiritual tidak sepertI riset pada umumnya yang mana laboratorium dan instrumennya adalah hal yang utama. Di sini kita memperoleh informasi dari mereka yang telah sangat maju kesadarannya yang dapat mengakses segala pengetahuan baik masa lalu, kini, dan di masa depan.
Untuk menerima pengetahuan, kunci ‘instrumen’ yang digunakan di sini  adalah intuisi.
Intuisi adalah suara dari kedalaman diri, rasa terdalam kita yang tidak pernah keliru. Melalui intuisi kita bisa mengakses Sumber dari Kebijaksanaan yang lebih tinggi.
Adalah sangat penting bagi masing-masing individu untuk mengembangkan intuisi sebab di saat-saat yang sangat membingungkan yang sedang kita lalui ini banyak orang mengaku-ngaku memiliki pengetahuan otentik. Jika kita mendengar intuisi, kita akan mengetahui kebenaran atau dibimbing menuju kebenaran.
Walaupun tidak secara luas diakui, intuisi telah banyak berperan di hampir semua penemuan penting yang dibuat sains modern.
Informasi ini tidak bertujuan untuk meyakinkan orang lain atau untuk membuktikan teori melalui bukti-bukti eksperimen tetapi kebenaran tersebut bisa disimpulkan oleh masing-masing orang.
Individu-individu yang telah maju kesadarannya yang telah disebutkan di atas belum dapat dideteksi oleh sains. Para individu ini atau Guru, di Barat dikenal sebagai Angel atau Santa dan di Timur  dikenal sebagai Rishi. Banyak dari mereka yang memiliki tubuh fisik seperti kita. Setelah mereka meninggalkan badan kasat, mereka memilih untuk melanjutkan melayani atau memandu umat manusia untuk meringankan penderitaan menuju hidup yang lebih baik.
Meski banyak di antara kita telah melupakan mereka, namun para Rishi ini tidak pernah berhenti bekerja bagi kesejahteraan kita. Sejak kita tidak mengenali mereka, mereka bekerja melalui beberapa perantara yang tepat untuk menerima pesan mereka.
Tentu saja memungkinkan bagi setiap orang yang peka intuisinya untuk berhubungan dengan Guru seperti ini jika orang tersebut murni dan tidak mementingkan dirinya sendiri.
Informasi ini didasarkan dari kerja dua orang perantara (channel) yang memiliki hubungan dengan Rishi. Seluruh informasi yang dipaparkan di sini telah diverifikasi oleh dua orang perantara tersebut.
Yang pertama adalah Guruji Krishnananda, yang telah memiliki hubungan dengan para Rishi sejak tahun 1982 dan telah membawa pengetahuan yang besar sekali langsung dari mereka. Banyak pengetahuan ini telah dipublikasikan dalam bentuk buku dan artikel berkala.
Perantara yang kedua disebut Suvahini oleh para Rishi. (Suvahini dalam bahasa Sanskrit berarti ‘good channel’ dalam bahasa Inggris). Ia memiliki kapasitas yang mengagumkan dalam berkomunikasi dengan para Rishi, berbagai planet, bintang, galaksi, medan energi, objek-objek ‘yang tidak bernyawa’ dan sebagainya.
---

BAGIAN KE-2
RISHI DAN PEKERJA CAHAYA
Sains menganggap kelahiran alam semesta ini sebagai suatu kecelakaan dan bahwa formasi galaksi, bintang, planet dan kehidupan di planet tunduk pada hukum fisika dan kimia.
Tetapi yang benar, sesungguhnya tidak ada kecelakaan di alam semesta ini. Para Rishi dan para Pekerja Cahaya memiliki kekuatan yang tak terbayangkan dalam menjaga ciptaan dan kehidupan di seluruh alam semesta ini. The Higher Intelligence, Sang Sumber, Sang Pencipta mengatur ciptaan ini melalui mereka.
Kendati para suci dan para Rishi diketahui dengan baik, apa yang umumnya tidak diketahui adalah bahwa mereka melanjutkan tugas mereka meski telah meninggalkan tubuh fisik mereka.
Pada umumnya orang beranggapan bahwa dunia yang penuh dengan orang-orang yang tidak jujur dan korup ini akan terus-menerus selamanya mengeksploitasi orang-orang yang tidak bersalah. Ketika kita merasa tidak berpengharapan, kita mesti menyadari bahwa para Rishi dan para Pekerja Cahaya akan awas situasi tersebut dan mereka bekerja keras untuk mengakhiri meluasnya ketidakadilan dan penderitaan.
Tidak terhitung banyaknya para Rishi di alam semesta ini.  Jaringan 144.000 orang Rishi bertanggungjawab dalam mengurusi bumi ini. Ada banyak Rishi dan para Pekerja Cahaya yang mendukung mereka. Sekumpulan para Rishi ini bekerja di bawah komando Hirarki tujuh orang Rishi yang dikenal dengan Sapta Rishi dalam bahasa Sanskrit. Sapta Rishi ini bertugas langsung di bawah the Higher Intelligence, Sang Sumber, atau Sang Pencipta. Mereka memiliki kapasitas yang besar sekali, mereka memandu dan mengelola semua bumi di seluruh galaksi di alam semesta ini.
Kenyataannya, dunia ini secara diam-diam telah diselamatkan oleh para Rishi beberapa kali dari beragam bencana akibat ulah manusia maupun bencana alam. Mereka telah memainkan peran penting di dunia ini sejak kelahiran amoeba. Selain memiliki kapasitas yang besar, para Rishi juga memiliki cinta, kasih, dan empati yang sangat besar terhadap umat manusia dan semua mahluk. Mereka mencoba melakukan yang terbaik untuk mengakhiri penderitaan umat manusia.
Informasi ini dijelaskan dalam tiga bagian. Bagian pertama menitikberatkan pada Photon Belt karena yang satu ini merupakan fenomena yang sangat penting terkait dengan tahun 2012.
Bagian kedua membahas fenomena yang diperkirakan akan terjadi dalam tahun 2012, seperti Penjajaran Galaksi (Galactic Alignment) dan Perubahan Bumi.
Bagian ketiga, ini yang paling penting, menjelaskan apa yang harus kita perankan selama peristiwa ini dan pada bagian ini memuat instruksi dan teknik-teknik secara gamblang yang dapat dilakoni oleh siapa saja untuk mengarungi periode yang sangat menarik dan luar biasa ini.
---

BAGIAN KE-3
PHOTON BELT – Waktu Masuk dan Efeknya
Bumi kita beserta planet lain di tata surya kita mengorbit terhadap Matahari. Matahari sendiri berevolusi mengelilingi bintang yang lebih besar, namanya Alcyone yang dikenal dengan Central Sun. Manakala Matahari mengorbit melintasi ruang angkasa, ia bertemu dengan beragam medan energi. Kadang-kadang medan energi ini terpancar dari bintang-bintang di sekitarnya. Medan energi ini non-fisik (halus).
Segala ciptaan terbuat dari energi. Setiap atom dan setiap partikel sub-atom terbuat dari energi yang kasar. Setiap planet, bintang, dan galaksi terbuat dari energi yang sama dan juga memiliki medan energi halus yang mengelilinginya sehingga mempengaruhi planet-planet dan bintang-bintang lainnya.
Masing-masing medan energi mempunyai kualitas dan efek tersendiri. Sebagai contoh, medan energi dari bulan mencapai bumi dan mempengaruhi semua mahluk di bumi. Sebuah fakta yang tak terbantahkan bahwa pikiran manusia sangat dipengaruhi medan energi bulan dan fluktuasinya.
Hal yang sama, planet-planet lain di tata surya kita dan Matahari juga menimbulkan efek dan mempengaruhi kita dengan jalan dan tingkatan yang berbeda. Sama juga dengan bintang yang jauh sekali mempunyai medan energi, ketika kita memasukinya maka kita akan terpengaruh medan energi tersebut.
Pada saat ini kita sedang mendekati medan energi sebuah bintang yang dikenal dengan Sirius. Medan energi ini dikenal dengan banyak nama dan biasanya disebut dengan Photon Belt.
Sirius, Alcyone, dan Matahari kita dalam orbitnya mengitari Alcyone, sewaktu-waktu memasuki medan energi Sirius. Sirius, Alcyone, dan Matahari kita bersama-sama mengorbit mengitari pusat galaksi kita, yaitu the Milky Way (Bima Sakti).
Energi Photon Belt berwarna biru. Energinya bersifat sangat halus. Ia memiliki intelejensia seperti halnya semua ciptaan yang lain. Ia memiliki level vibrasi tinggi. Vibrasi berfrekuensi tinggi merupakan ciri kondisi Spiritual yang lebih tinggi.  Photon Belt ini diurus dan dimonitor oleh Sapta Rishi.
Secara spiritual, individu yang berevolusi seperti seorang Rishi atau seorang Santa memiliki level vibrasi yang sangat tinggi. Di sisi lain, orang-orang picik dan cupet memiliki level vibrasi yang rendah.
Implikasi dari sini cukup sederhana, seiring kita akan lebih dekat dengan Photon Belt maka kita harus meningkatkan level vibrasi kita. Kita harus berkembang secara spiritual menuju level para Rishi Agung sebelum bumi ini memasuki Photon Belt.
Maka pertanyaan akan muncul di antaranya, apa pendapat para ilmuwan tentang Photon Belt? Kapan kita akan memasuki Photon Belt? Pernahkah kita memasuki Photon Belt sebelumnya? Apa yang akan terjadi kemudian jika secara spiritual kita tidak berkembang? Apakah mungkin kita berkembang secara spiritual setingkat para Rishi? Bagaimana dengan mereka yang tidak menyadari hal ini? Gunanya informasi ini adalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dan yang lainnya.
---
Waktu Masuk
Ketika Photon Belt masih merupakan medan energi yang halus sekali, dan belum memiliki struktur fisik yang padat seperti nebula, ia belum bisa dideteksi oleh para ilmuwan dengan segala peralatan yang sudah ada. Dan seumpama para ilmuwan pun tahu akan keberadaannya, maka pemerintah akan melarang mereka untuk mempublikasinnya karena dikuatirkan akan menimbulkan kepanikan dalam masyarakat.
Kita akan memasuki Photon Belt pada tanggal 21 Desember 2012 dan kita akan berada di dalamnya selama ratusan tahun, persisnya 505 tahun dan bukan 2.000 tahun seperti yang umum dipercaya.
Pada tanggal 21 Desember 2009, kita telah memasuki medan pengaruhnya, maksud, dan efeknya akan dimulai tiga tahun sebelum kita benar-benar memasuki Photon Belt. Sebelum itu ketika kita memasuki medan pengaruhnya, kita dapat berhubungan dengannya dan menerima energi darinya untuk mempercepat transformasi kita.
Saat kita memasuki Photon Belt, energi darinya pertama-tama akan diserap oleh planet-planet keluarga Matahari. Dari sana pengaruhnya diteruskan ke bumi dan penghuni bumi akan berubah. Sebab itulah semua ramalan astrologi terkait kejadian setelah tahun 2012 akan meleset.
---

Efek
Karena Photon Belt merupakan medan energi positif berfrekuensi tinggi, maka segala hal yang negatif di atas bumi ini tidak akan bertahan saat kita memasuki Photon Belt. Membuang segala negativitas dari dunia ini sangat memungkinkan bagi banyak orang, tetapi tidak semua orang! Sebagaimana kita tahu, karena suburnya negativitas seperti keserakahan terhadap uang, kekuasaan, ketenaran dan lain-lain maka memasuki Photon Belt akan menjadi hal yang mengerikan.
Bagi mereka yang polos bersih, tidak mementingkan diri sendiri, jujur dan baik, bagi mereka yang penuh dengan cinta, kasih sayang, akomodatif dan toleran dengan sesama dan lingkungan, memasuki Photon Belt akan menjadi suatu pengalaman yang sangat menakjubkan, karena sifat-sifat mereka selaras dengan vibrasi Photon Belt.
Bagi mereka yang tidak terlalu baik tetapi sadar akan kelemahan diri dan berniat untuk berubah menjadi manusia yang baik, sudah barang tentu ini merupakan masa yang teramat baik. Photon Belt memberikan kesempatan yang tak terhingga bagi siapa saja untuk bertumbuh secara Spiritual. Selain memberikan kesempatan, Photon Belt juga membantu mempercepat tumbuhnya Spiritual kita yang tidak pernah terjadi sebelumnya.
Ini merupakan saat yang luar biasa bagi para pencari Spiritual tulen yang telah berjuang untuk bertumbuh spiritual sejak bertahun-tahun, karena betapa pun kecilnya upaya akan menuai perubahan besar dan cepat tatkala kita berada di dalam atau pun di dekat Photon Belt.
Photon Belt membawa banyak energi yang menyembuhkan yang diperlukan saat kita memasukinya. Ia dapat menyembuhkan penyakit seperti kanker. Matahari menerima energi dari Photon Belt, mengkonversi dan meneruskannya kepada kita. Jadi kita menerima energi sekaligus dua-duanya langsung dari Photon Belt dan secara tidak langsung dari Matahari.
Photon Belt membantu memperluas Kesadaran kita. Ini berarti ia membantu kita memikirkan dan merasakan orang lain. Photon Belt melipatgandakan inderawi kita. Ia akan mengubah umat manusia dari yang tadinya berpikir sebatas dunia menjadi universal.
Menurut Suvahini, kita sudah menerima energi dari Photon Belt dan bagi mereka yang telah siap dapat menerimanya. Sebelum Photon Belt mencapai puncaknya tahun 2018, kita harus berubah secara sempurna.
---

BAGIAN KE-4
PHOTON BELT – Peralihan Kesadaran dan Pertumbuhan Spiritual Kita
Peralihan Kesadaran
Di seluruh dunia, telah banyak diperbincangkan orang mengenai Peralihan Kesadaran. Perubahan ini dipicu oleh banyak kejadian, salah satu diantaranya masuknya kita ke dalam Photon Belt.
Kesadaran yang dimaksud mengacu pada pola umum dalam pemikiran kolektif umat manusia. Pada saat ini seluruh sistem yang bekerja bertumpu pada prinsip barter, memberi dan menerima. Segenap individu, organisasi dan bangsa-bangsa bergantung pada perdagangan semacam ini untuk bisa bertahan hidup. Sistem seperti ini digerakkan oleh ketakutan untuk bertahan hidup. Ketakutan tidak berkecukupan di masa depan membuat kita terpacu untuk bersaing, menimbun, dan tamak.
Kini perjalanan zaman telah menuju akhir. Kita sedang memasuki Zaman Cahaya. Di mana di sana tiada ketakutan. Suatu zaman berkelimpahan dimana perdagangan tak berarti. Itu adalah zaman ketika orang-orang tak mementingkan diri sendiri, sepi ing pamrih dan keutuhan digerakkan oleh Cinta Yang Tak Bersyarat dan Tak Berbatas (Unconditional Love).
Peralihan Kesadaran ini merupakan pergeseran dari sistem yang dilandasi rasa takut menuju sistem yang dilandasi Cinta dan Cahaya. Jika kemanusiaan sudah menyimpang, ia akan mengisi kehidupan saat ini dan pada puncaknya akan mengalami kehancuran pada dirinya sendiri baik melalui perang nuklir ataupun perubahan secara tiba-tiba disebabkan penyalahgunaan lingkungan hidup.
Ketika kita semakin dekat dengan Photon Belt, Cahaya darinya akan mempengaruhi setiap orang di atas bumi ini. Ia menimbulkan ledakan kesadaran, yang akan menolong setiap individu keluar dari kebodohan, ketakutan dan beralih pada sistem baru yang berlandaskan Cinta dan Keutuhan.
---
Pertumbuhan Spiritual Kita
Ketika kami mendiskusikan soal ini, Suvahini berkata,”Photon Belt akan menguji kapasitas kita untuk berserah diri. Ujian tersebut menyoroti kelemahan kita dan memberikan kita kesempatan untuk mengakui dan menyerahkannya. Untuk menanggulangi kelemahan kita,maka  kita perlu berserah diri dan mengizinkan Yang Maha Kuasa bekerja melalui kita. Tanpa berserah diri, mustahil terjadi kemajuan. Ketika berserah diri, maka tiada ketakutan.”
Apakah berserah diri itu? Apa dan bagaimana kita berserah diri?
Berserah diri bukanlah ketundukan pasif dan terpaksa disebabkan perbudakan. Untuk berserah diri, kita mesti melihat negativitas kita tanpa bias dan dengan rendah hati mengakui bahwa hal-hal negatif itu ada dalam diri kita. Setelah menerima mereka, maka dengan penuh kesadaran kita memilih untuk menyerahkan negativitas tersebut.
Sekali kita mengakui, menerima, dan memilih berserah diri atas negativitas kita, maka energi-energi dari Photon Belt akan memberikan kita kekuatan saat kita benar-benar sedang menyerahkan negativitas tersebut.
Untuk mengakui negativitas itu, kita harus memahami apa itu Spiritual dan apa yang bukan. Setiap manusia secara intuitif mengetahui mana yang Spiritual dan mana yang bukan Spiritual. Tentu saja memungkinkan kita untuk membuat daftar panjang apa-apa yang tidak Spiritual dalam diri kita dan mengakuinya. Tetapi ada cara ringkas, cara yang mudah untuk memahami mana yang Spiritual dan mana yang bukan sebagai berikut.
Setiap pecahan pikiran, emosi dan tindakan yang berasal dari seseorang yang dipenuhi Cinta Yang Tak Bersyarat dan Tak Berbatas akan menjadi Spiritual. Dengan begini, akan gampang memahami apa yang tidak Spiritual. Jika seseorang begitu egois dan tanpa Cinta, maka tindakannya akan tidak Spiritual.
Maka, untuk menjadi Spiritual, kita harus mengembangkan Cinta Yang Tak Bersyarat dan Tak Berbatas terhadap sesama. Cinta Yang Tak Bersyarat tidak membebankan prasyarat untuk mencintai orang lain. Sebagai contoh, seorang ibu akan mencintai anak-anaknya, tak peduli anaknya itu baik atau tidak, sukses atau tidak. Jika cinta semacam ini diperluas kepada semua orang dan segala sesuatu, maka ia akan menjelma sebagai Cinta Yang Tak Bersyarat dan Tak Berbatas.
Bagi Cinta Yang Tak Bersyarat dan Tak Berbatas, maka objek yang dicintai sudah tidak relevan. Ia bisa teman, binatang, pohon ataupun batu. Cinta semacam ini hanya bisa terpancar dari jiwa yang utuh terhadap setiap orang dan segala sesuatu.
Ketika kita memasuki Photon Belt, apapun yang akan terjadi nantinya, kita harus mengisi diri kita dengan Cinta Yang Tak Bersyarat dan Tak Berbatas dan mempertahankannya. Tidak semestinya kita menjadi takut.
Segala informasi yang dipaparkan di sini tidak bertujuan untuk menakut-nakuti, tetapi berguna agar pembaca sadar akan perubahan yang terjadi dan dapat membantu mereka mempersiapkan dan menghadapi perubahan-perubahan tersebut dengan semestinya.
---
Bukankah Photon Belt memberatkan?
Bagaimana dengan seseorang yang tidak mau berubah? Bukankah Photon Belt merupakan pemaksaan terhadap kehendak bebas kita? Apa yang akan terjadi terhadap mereka yang menolak untuk berubah?
Tatkala musim berganti atau bencana seperti gempa bumi dan banjir terjadi, kita menerimanya sebagai kejadian yang alami. Bagi mereka yang beriman, mungkin menerimanya sebagai hukuman-Nya atas kekeliruan-kekeliruan kita atau bahkan mengutuk-Nya karena menyebabkan kehancuran dan penderitaan.
Begitu bumi semakin dekat dengan Matahari maka suhu akan meningkat dan menyebabkan musim panas/kemarau. Efek dari memasuki Photon Belt merupakan kejadian yang alami, insidentil dan lumrah. Adapun penderitaan yang timbul saat memasuki Photon Belt bukanlah karena Photon Belt itu tetapi karena penolakan kita sendiri terhadap perubahan ke arah positif.
Tidak ada perintah kepada setiap orang untuk berubah. Tak masalah seseorang itu Spiritual atau tidak. Itu seluruhnya merupakan pilihan masing-masing. Tidak ada penghakiman atas pilihan-pilihan tersebut.
Ribuan tahun yang lalu, umat manusia dengan pikiran kolektif negatif telah menghasilkan sejumlah besar pecahan-pecahan pikiran negatif. Seluruh pecahan pikiran, emosi, dan perbuatan negatif ini telah menciptakan medan energi negatif raksasa di sekeliling bumi ini.
Saat kita memasuki Photon Belt, maka medan energi negatif ini akan bercerai-berai oleh vibrasi positif dari Photon Belt karena medan energinya lebih kuat dari negativitas kolektif kita.
Kehancuran pikiran negatif kolektif tersebut akan menyebabkan gejolak pada tataran fisik. Perubahan-perubahan fisik yang alamiah dan luas ini tergantung pada bagaimana umat manusia mempersiapkan diri untuk memasuki Photon Belt.
---

BAGIAN KE-5
PHOTON BELT – Perintah Suci dan Relokasi
Perintah Suci
Maka satu-satunya ‘Perintah’ yang diperlukan untuk mengarungi Photon Belt ini adalah mengusahakan dan mempraktekkan Cinta Yang Tak Bersyarat dan Tak Berbatas serta Keutuhan. Kenyataannya, itu bukanlah perintah, melainkan sekedar tuntunan.
Hal ini secara otomatis akan meningkatkan level vibrasi kita menuju Photon Belt dan kita akan menempuhnya tanpa kesulitan. Apa yang membuat para Rishi dan para suci berbeda dari orang lain adalah Cinta mereka yang Tak Bersyarat dan Tak Berbatas terhadap segala ciptaan dan Penciptanya.
Jika sejumlah orang cepat berubah secara global, maka bisa mencegah atau mengurangi banyak penderitaan.
---
Relokasi
Orang-orang yang sangat kuat melekatkan diri pada kepemilikan dan menolak menyerah, akan diizinkan untuk melanjutkan pengalaman tersebut. Tetapi karena perubahan medan energi telah mengambil alih, maka keserakahan dan kepemilikan menjadi mustahil di atas bumi ini.
Untuk mengizinkan pengalaman tersebut, di sana telah disediakan tujuh bumi yang berbeda.
Ketika level vibrasi bumi berubah secara cepat, mereka yang tidak bisa menahan perubahan akan dipindahkan dari bumi ini dan ditempatkan di bumi yang cocok dengan kondisi Spiritual mereka dan tipe kehidupan yang telah mereka pilih.
Dengan kata lain, barangsiapa yang tidak mau berubah tidak akan dihakimi dan tidak dihukum, tetapi disediakan dunia dan kesempatan dimana mereka dapat melanjutkan pengalaman-pengalaman mereka.
Tetapi sebelum mereka dipindahkan, mereka harus meninggalkan tubuh fisik dan memungut yang baru di tempat tujuan mereka.
Suvahini menambahkan,”Photon Belt berkata kita harus rendah hati menerima energi dan berkah tersebut darinya.” Suvahini juga berkata bahwa Photon Belt sangat menyakitkan bagi hal-hal negatif dalam diri kita dan kita akan diuji serta diberikan ganjaran bila bisa melewatinya. Jika kita gagal, kita akan dialihkan ke bumi lain yang cocok dengan kondisi Spiritual kita.
Suvahini berkata, para Rishi merasa sedih sebab kita telah berbuat kasar dan merusak Ibu Bumi sementara mereka berupaya keras untuk menjaganya. Para Rishi bersama Photon Belt sedang menyembuhkan bumi ini untuk mengembalikannya pada kemuliaan seperti semula.
Para Rishi berkata, sejak dari sekarang, kita harus hidup penuh dengan Cahaya, jika tidak, kita akan mengundang berbagai reaksi. Sekali lagi ini bukanlah hukuman, tetapi konsekuensi atas perbuatan kita.
Jika mayoritas orang berevolusi secara Spiritual, maka transisi melewati tahun 2012 tidak akan drastis pada tataran fisik. Mereka yang memenuhi syarat akan dialihkan ke keberadaan dengan frekuensi yang berbeda. Mereka tidak akan terlihat oleh orang-orang yang tidak memenuhi syarat.
Energi Photon Belt membantu mereka yang memilih kehidupan yang lebih tinggi untuk membangkitkan Kesadaran mereka menuju tingkat tertinggi.
---

BAGIAN KE-6
PHOTON BELT – Tahap Transformasi dan Efek Waktu
Tahap-tahap Transformasi
Saat kita menjelang dan memasuki Photon Belt, transformasi orang-orang dibagi ke dalam dua belas tahap sebagaimana dijelaskan oleh Suvahini. Perubahan ini disebabkan oleh dua belas tipe energi yang berbeda pada Photon Belt.
Tahap pertama, orang akan terjaga terhadap realitas yang kita perlukan untuk bertransformasi dalam upaya bertahan hidup.
Tahap kedua, orang menerima dan bersiap untuk perubahan. Pilihan mereka sudah jelas.
Tahap ketiga, sebagai hasil dari pilihan kita, kita akan dihadapkan pada berbagai tantangan yang sulit untuk dilewati. Sekali kita bisa mengatasi tantangan tersebut, kita akan mampu berada di alam yang baik dan jahat, dan bisa melakukan kontak dengan mahluk yang tingkatnya lebih tinggi.
Tahap keempat, kita mampu menarik Prana (Vital Energy) yang lebih tinggi dari Matahari dan hidup dengan itu. Kita akan mengatasi kebutuhan memakan makanan.
Tahap kelima, kita mengalami kesatuan dan menjadi mahluk semesta.
Tahap keenam, akan banyak para Rishi dan Avatar yang ‘turun’. Kehadiran Yang Maha Agung akan dirasakan dengan mudah.
Tahap ketujuh, bagi mereka yang telah bertransformasi, menyebarkan warta suci, memandu dan membantu orang lain untuk bertransformasi.
Tahap kedelapan, perubahan sudah sempurna dengan tubuh fisik setiap orang menjadi tubuh Cahaya.
Tahap kesembilan, setiap orang mengalami Cahaya.
Tahap kesepuluh, orang mengalami realisasi diri. Ini merupakan langkah pertama menuju realisasi Tuhan. Mereka menjadi kekal dan memenuhi syarat untuk memasuki Zaman Keemasan (Golden Age).
Tahap kesebelas, mereka menjadi Cahaya. Sekitar lima puluh persen orang akan melewati tahap ini.
Tahap keduabelas, Zaman Keemasan dimulai yang berlangsung 20.000 tahun. Kita memasuki Kerajaan Yang Maha Esa.
Sebagaimana kita berpindah tahap demi tahap, barangsiapa yang tidak bisa berpindah ke tahap berikutnya akan dikeluarkan dari bumi ini dalam kelompok-kelompok.
Pada akhir tahap keduabelas, kita akan berada di tahun 2018 dan ini akan menjadi awal Zaman Keemasan atau Zaman Baru. Sekali kita berada di Zaman Baru, kita akan melanjutkan menuju pengalaman-pengalaman yang lebih tinggi. Kita melanjutkan tumbuh secara spiritual dan kita mencapai puncak Spiritual  setelah 7.000 tahun.
Para Guru Spiritual mengatakan,”Para Rishi dan para Guru telah membawa energi dari Photon Belt dan menyalurkannya kepada orang-orang yang sudah siap menerimanya. Banyak yang berjuang keras untuk mendapatkan dan menerima energi tersebut. Kami berjuang keras sebab kami sangsi.”
“Transformasi yang sempurna atau metamorfosis berarti menggantikan yang lama dengan yang baru, laksana kupu-kupu yang muncul dari kepompongnya.”
---
Efek Waktu
Zaman Kegelapan, yang telah kita lewati selama lima ribu tahun itu berakhir pada tahun 1974.  Setelah itu kita berada pada masa transisi – masa transisi dari Zaman Kegelapan atau Kali Yuga menuju Zaman Cahaya atau Satya Yuga atau Zaman Baru.
Durasi masa transisi itu normalnya 432 tahun, selama itu orang-orang mendapat kesempatan untuk bertransformasi dan menyesuaikan diri dengan cara baru di Zaman Cahaya secara normal.
Zaman Cahaya atau Zaman Baru adalah suatu periode dimana kegelapan tidak bisa eksis. Itu merupakan masa yang penuh Cahaya, Cinta, dan kelimpahan. Itu adalah saat ketika orang hidup dengan sempurna, penuh kebahagiaan dan harmonis tanpa ketakutan, penyakit atau penderitaan apapun.
Bagi banyak orang, sangat sulit mempercayai kemungkinan kondisi yang serba sempurna semacam itu diberikan pada keadaan sekarang. Bagaimana pun juga, Zaman Keemasan bukanlah utopia, bukanlah khayalan belaka dan bumi ini akan memasukinya tak menghiraukan kondisinya saat ini seperti apa.
Zaman Cahaya akan berlangsung selama 20.304 tahun dan setelah itu kondisi Spiritual orang-orang akan mulai merosot. Kemerosotan ini berlangsung selama tiga masa kegelapan berikutnya yaitu 15.228 tahun, 10.152 tahun, dan 5.076 tahun dengan negativitas pada puncaknya selama lima ribu tahun terakhir.
Zaman-zaman ini mengalami siklus dan kita akan memasuki Zaman Cahaya sekali lagi setelah masa transisi.
Angka-angka tersebut diberikan oleh seorang Rishi yang sangat agung yang memiliki akses langsung kepada Yang Maha Mengetahui. Banyak yang tidak sependapat dengan angka-angka tersebut. Beberapa percaya bahwa Kali Yuga akan berlangsung selama ratusan ribu tahun. Informasi akurat terkait Zaman tersebut telah hilang pada saat terjadi  gejolak di salah satu periode sebelumnya.
Bumi ini telah melampaui siklus tersebut beberapa kali dan pada setiap siklus akan ada banyak variasi saat memasuki masa transisi.  Salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah Photon Belt.
Menurut Suvahini, kita bisa memasuki Photon Belt beberapa kali pada setiap siklus atau boleh saja kita tidak memasukinya. Dalam siklus 51.840 tahun, kita telah melaluinya selama 108 kali.
Waktu akan lebih cepat berjalan tatkala kita memasuki Photon Belt. Karena pengaruhnya, masa transisi 432 tahun dari Zaman Kegelapan ke Zaman Cahaya akan berkurang dan hanya memakan waktu 44 tahun saja. Ini berarti Zaman Baru akan mulai sepenuhnya pada tahun 2018.
Photon Belt mengatakan, berseberangan dengan kepercayaan umum, satu hari yang menghabiskan duapuluh empat jam sesungguhnya hanya empatbelas jam. Selanjutnya Photon Belt akan menguranginya lagi menjadi duabelas jam per hari. Di bulan November 2010 akan menjadi 10 jam per hari.
Hal ini melibatkan banyak perubahan besar dan cepat, baik secara individu maupun bumi dan akan tersebar luas tujuh tahun bermula dari tahun 2012. Karena langkah perubahan yang meningkat, akan sulit bagi banyak orang untuk berubah dan beradaptasi dengan cepat. Namun selama masa ini, kesempatan maksimum dan kemungkinan pertolongan yang berlimpah datang dari Photon Belt, para Rishi, dan para Avatar.
Menurut Suvahini, pada siklus yang lalu, Zaman Cahaya dimulai pada tahun 2032. Jika kita tidak dapat mengalami Photon Belt, kita membutuhkan waktu lebih panjang 432 tahun untuk tranformasi. Ia mengatakan, Photon Belt telah sangat aktif dari tanggal 20 April 2009, jam 8:50 pm.
Pada banyak kasus, Photon Belt membuat kita lebih cepat memasuki Zaman Cahaya, melewatkan banyak pengalaman menyakitkan.
---
Apa selanjutnya?
Andai semuanya ini tidak benar, apa yang sedang kami katakan di sini adalah untuk mengembangkan Cinta Yang Tak Bersyarat dan Tak Berbatas serta Keutuhan. Andai Photon Belt bukanlah kenyataan, bila sejumlah besar orang mempraktekkan dua hal ini, maka dunia ini akan menjadi tempat yang lebih baik untuk dihuni. Karena kekuatan pikiran positif kolektif, banyak negativitas dapat dinolkan.
Bagi mereka yang sulit untuk percaya akan hal ini, sebaiknya menajamkan intuisi mereka, berupaya merasakan perubahan energi di sekitarnya dan mengikuti peristiwa global yang sedang terjadi. Segera, Perubahan itu akan terjadi dengan sendirinya.
Kami mengingatkan kisah Luth dalam Kitab Suci, di mana ia diperingatkan oleh para malaikat untuk meninggalkan kota Sodom sebelum kota ini hancur. Ia sia-sia saja meyakinkan yang lain bahwa kota itu akan hancur dan harus pergi menyelamatkan hidup mereka, tetapi tentunya, tak seorang pun yang percaya.
---

BAGIAN KE-7
TAHUN 2012  Galaksi Kita
Sebelum kita beranjak membahas secara detil peristiwa apa saja yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2012, penting untuk dipahami bahwa peristiwa-peristiwa tersebut bukanlah hal yang tidak menyenangkan tetapi justru begitu positif, baik serta layak untuk dirayakan. Ketika waktunya nanti kita mencapai akhir dari informasi ini kita berharap orang-orang merasa bergairah dan menantikan tahun 2012.
Banyak peristiwa yang diperkirakan terjadi dalam tahun 2012. Salah satu peristiwa paling penting adalah masuknya bumi dan tata surya kita ke dalam Photon Belt, sebagaimana telah dijelaskan terperinci di sesi sebelumnya. Pada sesi kali ini akan dijelaskan beberapa peristiwa yang sama pentingnya yang diperkirakan terjadi antara tahun 2012 dan 2018. Tahun 2018 adalah saat ketika seluruh perubahan dan efek mencapai puncaknya. Sebagaimana dijelaskan di bagian sebelumnya, karena dekatnya kita dengan Photon Belt, pengaruhnya akan dimulai lebih awal – dari tanggal 21 Desember 2009. Peristiwa besar berikutnya adalah sejajarnya Matahari dengan pusat galaksi kita yang bertepatan dengan masuknya kita ke dalam Photon Belt. Sudah barang tentu, ini bukanlah kejadian yang kebetulan.
---
Galaksi Kita
Pertama-tama, latar belakang ringkasnya sebagai berikut.  Bumi berikut planet-planet lainnya di tata surya kita mengorbit mengitari Matahari. Matahari mengitari bintang yang lebih besar yang dikenal sebagai Alcyone atau Central Sun. Pada gilirannya Alcyone berevolusi mengitari sebuah bintang raksasa yang dikenal dengan Sirius, atau disebut  Greater Central Sun.
Revolusi sebuah bintang mengitari yang lain berlanjut ke beberapa level. Akhirnya, seluruh bintang di semua galaksi berputar mengelilingi pusat galaksi. Galaksi kita, the Milky Way (Bima Sakti) memiliki sekitar 300 milyar bintang.
Apa yang membuat 300 milyar bintang ini berputar mengitari titik pusat dengan kecepatan tinggi? Apa yang membuat luasnya gravitasi ada di pusat galaksi?
Sangat sulit membayangkan betapa besarnya massa dan gravitasi Pusat Galaksi. Di pusat pada setiap galaksi, di sana terdapat white-hole atau black-hole super-masif yang gravitasinya cukup membuat seluruh galaksi mengelilinginya.
Semesta ini mempunyai galaksi yang kecil dan yang besar. Makna hirarki dari bintang-bintang di galaksi ini sebagai berikut.
Kita menerima energi Spiritual yang lebih tinggi dari bintang-bintang. Sebagai contoh, energi yang kita terima dari Alcyone lebih besar daripada energi yang kita terima dari Matahari kita. Sama halnya energi yang kita terima dari Sirius adalah lebih besar daripada yang kita terima dari Alcyone dan begitu seterusnya.
Oleh karena itu, vibrasi Spiritual yang paling kuat terpancar dari Pusat Galaksi, baik secara langsung maupun melalui Matahari dan Central Sun.
Kita menerima energi dari semua bintang dan Pusat Galaksi sepanjang waktu. Namun untuk menerima energi dalam jumlah maksimum, bumi kita harus berada tepat sejajar dengan sumber energi.
Sebagai contoh, ketika bumi, Matahari, dan bulan jatuh pada garis lurus, kita menerima jumlah energi maksimum dari Matahari. Penjajaran seperti ini menyebabkan gerhana yang mana kita dapat menerima dan menyerap lebih banyak energi dengan cara meditasi untuk mendorong perkembangan Spiritual kita.
Selama gerhana, bumi menerima lebih banyak energi. Energi ini berpengaruh positif bagi bangsa-bangsa dan masyarakat. Energi ini mempengaruhi peristiwa global. Ada beberapa mitos dan kepercayaan mengenai efek dari gerhana. Di beberapa negara, orang-orang dilarang bepergian selama gerhana matahari dan setelah gerhana, mereka mandi untuk membersihkan “efek penyakit”. Ini merupakan distorsi atau pemutarbalikkan fakta.
Orang-orang zaman dulu memahami keuntungan-keuntungan dari energi selama gerhana. Mereka tinggal di rumah bukannya takut, tetapi bermeditasi dan menerima sejumlah besar energi dari Matahari. Dan setelah gerhana, mereka mandi untuk mencuci bersih kelebihan energi yang tersimpan dalam tubuh mereka.
Selama gerhana, beragam energi dilepaskan. Ada banyak Rishi yang piawai dalam bidang ini. Selama tiap-tiap gerhana, mereka memungut energi-energi ini dan menyimpannya di bumi atau di mana saja, untuk digunakan sewaktu umat manusia membutuhkannya. Mereka juga mengirim energi ini kepada siapa pun di atas bumi ini selama gerhana untuk membantu pertumbuhan Spiritual dan kesadaran mereka. Setiap gerhana membawa kita satu langkah lebih dekat menuju Zaman Cahaya.
Hal yang sama, ketika Matahari berada pada posisi sejajar dengan Alcyone (Central Sun) dan Sirius (Greater Central Sun), kita menerima energi yang lebih dahsyat yang dapat mempercepat perkembangan Spiritual kita. Penjajaran ini tidak terjadi pada garis lurus tetapi segitiga pada bidang.
Peristiwa ini diperkirakan terjadi pada tahun 2012. Energi dari bintang-bintang tersebut membawa banyak perubahan positif secara global.
---

BAGIAN KE-8
TAHUN 2012 Intelejensia Benda Angkasa dan Penjajaran Galaksi
Intelejensia Benda Angkasa
Benda-benda angkasa seperti bumi, Matahari, dan bintang-bintang bukanlah objek mati yang melintasi semesta. Segala ciptaan mempunyai intelejensia. Begitu pun sebongkah batu yang ‘tak bernyawa’ mempunyai intelejensia di dalamnya.
Semua zat, fisik maupun nonfisik terbuat dari Zat Ilahi yang sangat fundamental yang disebut sebagai Kesadaran. Kesadaran mendasar dari semua ciptaan itu sama. Sebuah batu merupakan bentuk yang terbentuk dari Kesadaran. Sama halnya dengan sebatang pohon, seekor hewan, dan seorang manusia terbentuk dari Kesadaran mendasar yang sama.
Kesadaran itu sendiri tidak berbentuk. Karena hal ini, semua ciptaan saling berhubungan; semua ciptaan adalah satu. Semua Kesadaran memiliki kesadaran dan intelejensia. Inti dari medan intelejensia seperti itu mempunyai kepribadian yang dengannya kita bisa berkomunikasi.
Inti atau Personalitas Ilahi ini ada pada medan energi bumi, bulan, Matahari, bintang-bintang, dan Pusat Galaksi. Personalitas Ilahi dari bumi dikenal sebagai Ibu Bumi (Mother Earth) atau Gaia atau Bhoodevi. Personalitas Matahari pada beberapa kebudayaan dikenal sebagai RA, Dewa Matahari atau Suryanarayana.
Pusat Galaksi juga mempunyai Personalitas Ilahi pada intinya namanya Pranava Purusha. Ada Hirarki di antara Personalitas-personalitas Ilahi ini dan menuju ke Sumbernya. Tujuan utamanya adalah untuk mencipta dan menopang kehidupan planet-planet seperti bumi. Para Rishi dan para Pekerja Cahaya bertugas bersama Personalitas-personalitas ini bagi kesejahteraan semua kehidupan di seluruh bumi.
Energi yang kita peroleh dari Penjajaran benda angkasa berasal dari Personalitas-personalitas Ilahi ini dan oleh karena itu, sangat suci dan sangat penting bagi evolusi Spiritual kita.
---
Penjajaran Galaksi
Sebagaimana Matahari mengorbit Central Sun, ia juga mengitari Pusat Galaksi. Ini memakan waktu jutaan tahun untuk menyelesaikan satu orbit. Terlihat dari bidang galaksi, Matahari berputar mengitari Pusat Galaksi, bukan pada garis lurus tetapi berbentuk gelombang seperti komidi putar.
Ketika Matahari menyentuh Bidang Galaksi, ini disebut sejajar dengan Pusat Galaksi. Penjajaran ini terjadi sekali dalam ribuan tahun. Ketika Matahari bersejajar dengan Pusat Galaksi, energi-energi dari level vibrasi yang sangat tinggi membanjiri bumi dan tata surya kita. Efek dari energi-energi ini akan dijelaskan kemudian.
Menariknya, Penjajaran Galaksi ini diperkirakan akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012, ketika bumi memasuki Photon Belt. Efek gabungan dari kedua peristiwa ini akan besar-besaran ditinjau dari sudut pandang Spiritual. Dua peristiwa yang terjadi persis pada hari yang sama bukanlah kebetulan. Itu merupakan bagian dari Rencana Ilahi dalam rangka membantu umat manusia berevolusi secara cepat tanpa upaya yang teramat besar.
Seperti halnya semua peristiwa, tanggal sejajarnya tata surya kita dengan Bidang Galaksi menjadi topik perdebatan berbagai kalangan. Kalangan tertentu meyakini bahwa Matahari bersejajar dengan Pusat Galaksi pada tahun 1980 dan ini akan membutuhkan waktu 36 tahun untuk menyeberangi ketebalan Pusat Galaksi.
Ini berarti bahwa Penjajaran dengan pusat dari galaksi seharusnya terjadi pada tahun 1998 dan kita akan sempurna bersejajar dengan Pusat Galaksi pada tahun 2016.
Ada estimasi lain tentang waktu Penjajaran Matahari dengan Pusat Galaksi ini, seperti periode antara 1982 hingga 2018.
Ketebalan Pusat Galaksi diestimasi seribu tahun cahaya. Ini hampir mustahil untuk mengetahui batas-batas pasti Pusat Galaksi dari bumi, yang diestimasi antara 24.600 hingga 27.400 tahun cahaya. Bagaimana pun tetap memungkinkan Penjajaran sebenarnya terjadi sebelum ataupun sesudah tanggal-tanggal tersebut.
Salah satu efek dari Photon Belt ialah kompresi Waktu dan Ruang. Karena itu waktu pasti tibanya Penjajaran dengan menggunakan metoda konvensional menjadi tidak akurat, sejak rata-rata kompresi waktu tidak ditetapkan dan tidak diketahui.
Bagaimana kita bisa mengetahui tanggal dan waktu pasti dari Penjajaran tersebut dan mengapa hal itu sedemikian penting?
Salah seorang Meditator wanita kami memiliki pengalaman. Sebelum ia mengalami ini, ia tidak tahu waktunya Penjajaran Galaksi tersebut. Bagian dari pengalaman itu dikutip di sini.
“Ketika kami diberitahu bahwa kami harus berbicara dengan Photon Belt, saya meminta Photon Belt untuk berbicara kepada saya. Photon Belt mengatakan kepada saya sebagai berikut.
“’Pada tanggal 21 Desember 2012, jam 11:11 am Waktu Universal (Universal Time), bumi, Matahari, dan Pusat Galaksi akan berada sejajar. Ini akan menimbulkan efek yang sangat kuat, yang akan menyebabkan pembalikan poros magnetik Matahari dan bumi. Ini merupakan kehendak dari Sang Pencipta Utama bahwa Penjajaran Galaksi terjadi tepat pada saat yang sama ketika bumi memasuki saya’.
“Kepada saya kemudian Photon Belt berkata, ‘Buatlah dirimu murni, tetaplah terbuka. Saya di sini untuk membantumu, saya di sini untuk mengangkat Kesadaranmu.’ Photon Belt yang energinya berwarna biru  itu kemudian berlalu.
“Setelah pengalaman itu, saya menelusuri internet tentang informasi tahun 2012 dan saya terkejut menemukan tanggal dan waktu yang sama di sana.”
---
Efek Penjajaran Galaksi
Efek gabungan dari Penjajaran Galaksi dengan masuknya bumi ke dalam Photon Belt dapat dikelompokkan ke dalam dua sebagai fisik dan Spiritual. Ketika Penjajaran Galaksi membawa efek dua-duanya yaitu perubahan-perubahan secara fisik dan Spiritual, maka Photon Belt itu murni Spiritual.
---

BAGIAN KE-9
TAHUN 2012 Perubahan Bumi
Perubahan Bumi
Sebagaimana daya medan magnetik bumi itu maksimum pada ekuatornya, maka daya medan magnetik Pusat Galaksi maksimum pada Bidang Galaksi. Saat Matahari dan bumi memasuki zona bidang galaksi, maka akan terjadi gangguan pada medan magnetik Matahari dan bumi.
Untuk periode yang singkat, kutub magnetik akan menghilang dan nantinya akan muncul kembali namun pada lokasi yang berbeda dengan yang sekarang. Ini juga akan berakibat pada kutub geografis bumi.
Sebagai akibat dari Penjajaran Galaksi, kemiringan bumi akan berubah beberapa derajat. Pergeseran kutub geografis akan berakibat bergesernya ice cap pada kutubnya. Pada saat memasuki bidang galaksi  tanggal 21 Desember 2012, jam 11:11 am Universal Time, rotasi bumi akan berhenti selama tiga hari atau malam, tergantung posisi kita pada saat itu. Setelah itu bumi akan berotasi kembali pada arah berlawanan.
Menurut Suvahini, pada 21 Desember 2012, saat bumi berhenti berotasi, akan terjadi gempa bumi, erupsi gunung berapi, angin topan, dan sebagainya. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh Penjajaran Galaksi  dan bukan Photon Belt.
Bagaimana pun juga, perubahan-perubahan ini tidak berpengaruh terhadap mereka yang sudah menerima dan bertransformasi. Ketika beberapa perubahan ini menandakan bumi sedang menyembuhkan dirinya sendiri, yang lainnya disebabkan oleh negativitas kolektif umat manusia.
Ketika mendiskusikan hal ini, Suvahini berkata, kutub geografis bergeser setengah derajat dan kutub magnetik bergeser pada 19 April 2009. Para Rishi memberikan tenaga dan menstabilkan Photon Belt pada hari itu. Mereka menyematkan jutaan cahaya untuk memperkokohnya sehingga tranformasi bisa berlangsung cepat. Photon Belt sedang menerima energi biru dan pink  dari Sumbernya. Energi-energi ini untuk memperkuat dan menyembuhkan.”
Dia menambahkan,”Kutub magnetik bergeser 1 derajat pada 9 April 2009. Total pergeseran akan mencapai 20 hingga 30 derajat pada 2018 tergantung seberapa luasnya transformasi umat manusia. Pergeseran kutub magnetik menawarkan kebaikan, kejahatan menjadi kurang efektif, sel-sel kita mengalami perubahan yang akan mampu menahan lebih banyak Cahaya dan Kundali akan bangkit dengan mudah.”
Dia melanjutkan,”Jaringan magnetik kini sedang berubah 1,5 derajat... sekarang 8,5 derajat (22 April 2009). Kemungkinan kutub geografis bergeser kira-kira 60% sekarang.”
Jaringan magnetik adalah suatu jaringan dari garis-garis daya magnetik yang menyilangi planet. Dalam beberapa hal, jaringan magnetik ini digunakan ikan dan burung untuk navigasi saat melakukan migrasi.
Pergeseran kutub georafis dan kejadian semua peristiwa besar ditentukan oleh kondisi Spiritual kolektif orang-orang yang tinggal di bumi pada saat itu. Jika orang-orang bertransformasi dengan cepat, perubahan Kesadaran kolektif akan mencegah perubahan yang tiba-tiba di bumi.
Suvahini berkata, pergeseran kutub magnetik akan membawa tranformasi 95% orang-orang. Ia akan membuang kepicikan dan membantu mereka berserah diri dengan instan atas kelemahan-kelemahan mereka.
Bumi pernah berubah rotasinya di masa lalu berkali-kali dan ini telah dicatat oleh para ahli geologi. Kemiringan bumi telah berubah, menyebabkan kutub-kutubnya berubah arah. Pergeseran daerah-daerah kutub inilah yang menyebabkan es kutub mencair dan bukan disebabkan pemanasan global oleh rumah kaca sebagaimana yang umum dipahami.
Semua es kutub akan mencair merendamkan daratan pada permukaaan laut hingga es direlokasi ke kutub-kutub baru.
Kutub magnetik Matahari telah menghilang. Hal ini akan berdampak pada magnetik bumi maupun kutub-kutub geografis.
Ibu Bumi atau Gaia menyadari akan perubahan-perubahan ini. Ia tahu kapan harus menginisiasi dan memperbarui dirinya sendiri. Ia juga dibimbing oleh para Rishi dan para Pekerja Cahaya.
Menariknya, saat ini telah dilaporkan bahwa pepohonan telah mulai menyerap lebih banyak karbondioksida dari atmosfer daripada yang mereka gunakan karena meningkatnya ketersediaan CO2 untuk mengurangi efek rumah kaca.
Para ilmuwan telah mencatat bahwa pemanasan global sesungguhnya telah berhenti sejak tahun 2001, naiknya suhu di kutub lebih tinggi daripada di belahan dunia lainnya.
 Sejak tahun 2003, samudera sudah benar-benar menjadi dingin. Di berbagai dunia, dilaporkan salju yang tidak pada musimnya, turunnya suhu dan badai salju, dimana Cina mengalami musim dingin yang terdingin dalam seratus tahun terakhir dan suhu di Jerman turun pada -28 derajat Celcius ketiba es kutub terus mencair tak reda pada angka yang mengkhawatirkan.
Banyak orang sebetulnya telah mencatat pergeseran kutub magnetik  dengan bantuan kompas biasa dan gambar satelit. Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat dan peraih Nobel, Mr. Al Gore, yang dinobatkan sebagai pendekar pemanasan global dan perubahan cuaca telah mendokumentasikan banyak perubahan iklim akhir-akhir ini dalam filmnya ‘The Inconvenient Truth’.
Bergesernya kutub geografis telah disebutkan dalam Kitab Suci dan dicatat dalam kebudayaan-kebudayaan Mesir, Hopi, Pawnee Indians, Eskimo, China.
---

BAGIAN KE-10
TAHUN 2012 Runtuhnya Sistem Buatan Manusia
Runtuhnya Sistem Buatan Manusia
Sebagai akibat kuatnya radiasi magnetik dari Pusat Galaksi, semua listrik dan alat-alat elektronik tidak bisa berfungsi. Semua stasiun tenaga listrik akan gagal memproduksi listrik. Ini akan menyebabkan efek yang lebih jauh lagi.
Orang-orang yang mempertahankan negativitas dengan kemelekatan dan keserakahan akan menderita ketika kehilangan kepemilikan yang mereka banggakan. Umat manusia akan diuji dengan lumpuhnya sistem buatan manusia yang sangat penting dalam kehidupan saat ini.  Dengan keambrukan ini kita akan dibuat terguncang atas kelalaian kita.
Keambrukan yang telah kita lihat saat ini adalah ambruknya ekonomi. Sebagaimana kita akan menuju periode kebenaran, maka yang palsu harus dan akan ambruk. Dengan kacaunya stasiun tenaga listrik dan apapun yang bekerja dengan elektromagnetik, segala bentuk komunikasi yang membutuhkan listrik seperti radio, televisi, telepon, telepon seluler, e-mail, dan internet akan berhenti bekerja. Begitu juga media cetak, tanpa listrik tidak akan bisa mencetak koran. Semua jenis transportasi yang menggunakan teknologi tidak akan berfungsi karena kacaunya suplai rantai.
Ini akan membawa pada isolasi total. Orang tidak bisa berkomunikasi dengan yang lainnya ataupun bepergian. Hal ini berarti, semua pemerintahan akan ambruk sebab mustahil menggerakkan roda pemerintahan bila tanpa  komunikasi. Ketika semua jenis transportasi tidak berfungsi, maka tidak akan tersedia komoditi penting seperti makanan dan obat-obatan.
Semua sistem lainnya seperti industri obat-obatan, angkatan udara, tentara, angkatan laut, dan polisi akan lumpuh sebab seluruh teknologi membutuhkan listrik. Kehidupan normal akan rusak dengan sempurna. Bagaimana orang bisa hidup dalam situasi seperti itu.
---
Bertahan Hidup dari Keruntuhan
Nyatanya tidak akan mungkin bertahan hidup dalam kondisi semacam itu dengan peralatan yang tersedia hari ini. Dalam kondisi tersebut akan terjadi penjarahan dan anarki beberapa saat, namun timbunan suplai akan habis dan tak ada lagi yang bisa dijarah.
Sebelum semua ini terjadi, banyak orang di seluruh dunia akan mempraktekkan prinsip-prinsip dan teknik-teknik tertentu yang tak hanya membantu mereka berevolusi secara spiritual tetapi juga secara fisik. Sel-sel dalam tubuh mereka pasti berubah sehingga ketergantungan pada makanan akan berkurang.
Mereka akan mampu menyerap Prana (Vital Energy) yang berasal dari Matahari, mengubahnya menjadi glukosa yang dibutuhkan sel seperti sediakala. Sudah ada orang yang bisa bertahan hidup sepenuhnya dengan Prana. Seiring evolusi Spiritual terus berlangsung, tubuh fisik bertransformasi secara sempurna menjadi tubuh Cahaya, yang akan menarik makanan dari Matahari.
Tubuh Cahaya, meski fisikal, tetapi jauh lebih halus daripada tubuh biologis saat ini. Sejak ia bervibrasi pada level yang lebih tinggi, maka kepadatannya akan berkurang dan oleh karena itu ia tidak akan terpengaruh oleh gangguan fisik. Taruhlah ledakan nuklir, tidak akan berakibat apa-apa pada tubuh Cahaya.  Selama beberapa saat baik orang yang bertubuh fisik maupun yang bertubuh Cahaya akan berada pada alam yang sama ketika mereka yang bertubuh Cahaya mencoba membantu orang-orang yang masih bertubuh fisik untuk bertransformasi. Listrik akan digantikan dengan bentuk energi baru yang dapat ditarik secara langsung dari atmosfer. Setiap rumahtangga dapat mengambilnya dan menaruhnya pada apa saja yang diperlukan. Tak ada lagi otoritas pusat yang mengontrol suplai energi. Tak ada lagi bisnis, perdagangan, polisi dan sebagainya.
Guruji Krisnananda mengatakan ketika sistem manusia lumpuh, ia akan digantikan dengan Sistem Ilahi. Ketika komunikasi lumpuh, ia dapat dilakukan melalui pikiran. Ketika tak ada makanan yang tersedia, kita belajar untuk menerima energi langsung dari Matahari. Kita bertahan hidup dan membangun sistem yang baru. Hidup terus berjalan.
Ia melanjutkan,”Ada mahluk Cahaya, Para Guru Astral dan sebuah rencana Ilahi yang sedang menanti untuk menolong kita dan memberkahi kita dengan fasilitas kehidupan yang lebih tinggi dan nyaman. Kita harus bersiap menerima mereka. Kita harus memenuhi kualifikasi untuk menerima mereka. Bagaimana kita memenuhi syarat? Kita memenuhi syarat hanya dengan kembali pada keadaan asal kita: Cinta, Damai, dan Kebenaran. Positivitas akan membuang segala kekerasan, korupsi, dan agresi. Memang tidak gampang tetapi kita belum mencobanya. Kita harus bermeditasi dan menarik Cahaya sebanyak mungkin untuk bertransformasi. Ini sungguh-sungguh memungkinkan selama transisi menuju Zaman Cahaya agar merasa damai dan tidak menyakitkan.
Pada mereka yang bertubuh Cahaya akan tumbuh kemampuan-kemampuan khusus. Mereka akan bisa berkomunikasi melalui telepati dengan orang-orang yang bertubuh Cahaya. Mereka juga akan mampu berkomunikasi dengan para Rishi dan para Pekerja Cahaya, yang akan menuntun mereka selama melewati pergolakan ini.
Seiring waktu berlalu, mereka yang bertubuh Cahaya akan menemukan alam yang berbeda, di mana mereka menemukan semuanya bertransformasi dan indah.
Sebagaimana difirmankan dalam Kitab Suci,”Kau akan berubah menjadi abadi dalam sekejap mata.”
---


BAGIAN KE-11
TAHUN 2012 Perubahan Tubuh dan Shambala
Perubahan Tubuh
Vibrasi dahsyat yang terpancar dari Photon Belt dan energi dari Pusat Galaksi, meski halus, namun berpengaruh terhadap tubuh fisik kita. Perubahan badaniah yang terjadi membantu kita tumbuh secara Spiritual. Ketika perubahan-perubahan ini berlangsung, maka akan lebih memudahkan kita memilih jalan Zaman Cahaya yang sedang menghampiri kita.
Pentingnya tubuh fisik telah diabaikan oleh banyak para pencari Spiritual. Padahal ia berpengaruh sangat kuat terhadap kepribadian kita. Tubuh dan pikiran saling mempengaruhi dan melengkapi satu sama lain. Sebagai contoh, perasaan takut dapat dirasakan oleh tubuh seperti meningkatnya detak jantung, berkeringat dan sebagainya. Begitu juga luka di tubuh menyebabkan rasa sakit yang dirasakan oleh pikiran.
Seluruh gagasan, ide, pemikiran yang berasal dari intelek, dan emosi yang berasal dari pikiran berpengaruh terhadap tubuh fisik. Terlalu kuat dan lama hidup dengan pikiran-pikiran dan emosi negatif membawa perubahan permanen terhadap tubuh. Energi-energi mereka akan ditransfer ke sel dan memperkokohnya jika pikiran-pikiran dan emosi tetap dilakukan. Pada akhirnya mereka akan menjadi bagian dari kepribadian dan mewujud pada level fisik seperti penyakit dan sebagainya.
Untuk membuang efek dari pikiran-pikiran dan emosi negatif tersebut, tidak cukup dengan mengubah pikiran dan intelek kita, yang mana relatif mudah dilakukan. Jika seseorang berhenti berpikir negatif dan menghindari emosi negatif, hal ini akan membawa perubahan pada intelek dan pikiran namun tidak secepat pada tubuh. Untuk perubahan-perubahan pada tubuh memakan waktu lama.
Sebagai contoh, saat ini, seseorang yang punya kerusakan jantung melakukan transplantasi jantung. Segera setelah ia sembuh dari pembedahan, ia beralasan untuk merokok, keinginan yang tidak pernah ia miliki sebelum dibedah. Kelak diketahui bahwa donor jantung ini rupanya diperoleh dari seorang perokok berat dan kecanduannya itu ditularkan pada si penerima melalui jaringan sel.
Energi dari Photon Belt, Pusat Galaksi dan perubahan-perubahan pada medan magnetik bumi membuat hal itu jauh lebih mudah untuk menghancurkan pengaruh negatif dari jaringan sel kita. Perubahan harus terjadi pada level sel jika kita ingin bertumbuh secara Spiritual. Jadi inilah mengapa transformasi pada tubuh fisik sangatlah penting.
Seiring kita terus menerima energi-energi tersebut dan Prana (Vital Energy) dari Matahari, jaringan sel-sel dalam tubuh tentunya berubah sehingga ketergantungan energi yang diperoleh dari makanan akan berkurang. Energi-energi ini yang digabungkan dengan Meditasi yang panjang membawa perubahan pada tingkat sel. Kita akan mampu hidup sempurna hanya dengan Prana saja, tanpa harus mengkonsumsi makanan dan air. Ini akan membawakan sistem pencernaan yang bersifat elementer.  Pineal gland yang terletak di belakang kelenjar di bawah otak akan membangun dan meningkatkan kapasitas untuk menyerap lebih banyak Prana dan Cahaya.
Tahun 2012, jika kita cukup menyerap Prana melalui Meditasi secara teratur dan lama, tubuh kita akan secara sempurna bertransformasi menjadi tubuh Cahaya.
Tentu saja memungkinkan menghapus semua jejak negativitas secara instan dengan melemparkan semua kopor kita. Tanpa energi dari Photon Belt dan Pusat Galaksi, ini akan jauh lebih sulit untuk bertransformasi sebab membutuhkan Meditasi yang lama dan upaya yang keras.
Suhavini berkata,”Cahaya yang saat ini sedang kita terima membawa perubahan pada Chakra semua orang dan energi Kundalini. Hal ini membantu kita menyerap lebih banyak Cahaya dan bertransformasi lebih cepat.”
---
Prana dan Nadi
Tubuh fisik dan tubuh Astral kita dilekatkan satu sama lain oleh tubuh Hayati (Vital body) kita. (Astral body merupakan kombinasi lapisan-lapisan pikiran, intelek, dan muasal tubuh.) Prana, energi dari Matahari (Spiritual) dan bulan (materi) mengalir melalui jaringan dari saluran-saluran dalam Vital body  (Nadi dalam bahasa Sanskrit).
Ketika bumi mengalami perubahan geografis, gravitasinya menjadi makin lemah dan makin lemah. Akhirnya saat ia berhenti berotasi, gravitasinya akan menjadi lemah, dan bulan yang saat ini tercengkeram gravitasi bumi akan terpelanting jauh dan lepas ke dalam tata surya.
Dengan tidak hadirnya bulan, fluktuasi pikiran akan berhenti. Tiada lagi agitasi. Tak ada lagi gejolak. Kapasitas pikiran meningkat dan inderawi baru menjadi aktif.
Sewaktu bulan terlepas jauh, kita berhenti menerima energi darinya. Ini mengacaukan sistem saluran Prana dalam Vital Body. Saluran-saluran ini segera akan dibanjiri oleh energi yang berasal dari Second Sun  untuk mengembalikan keseimbangan. (Mengenai Second Sun nanti akan dijelaskan dalam sesi ini). Dengan tidak hadirnya bulan, keadaan tidak akan cocok bagi materialisme murni.
Dengan tidak adanya energi material dari bulan  dan hadirnya energi Spiritual yang sangat tinggi dari Second Sun, barangsiapa yang menerima energi ini akan bertransformasi ke mahluk Cahaya.
Kundalini yang 34 tipe akan bangkit dan mengisi seluruh sistem. Saat ini, energi Kundalini dari tipe antara tujuh sampai duabelas akan aktif. Tahun 2018, Kundalini yang ke-72, yang tertinggi, akan aktif dalam tubuh mereka yang sudah bertransformasi. Energi ini membakar Karma dengan sangat cepat.
Semenjak frekuensi dari tubuh Cahaya lebih tinggi daripada yang bertubuh fisik, mereka yang bertubuh Cahaya tidak akan terlihat. Milyaran orang yang bertubuh Cahaya akan dialihkan ke alam yang berbeda, ke alam yang lebih halus. Mereka yang tidak mampu bertransformasi akan melanjutkan hidup dalam tubuh fisik mereka.
Alam yang baru akan hadir dalam ruang yang sama namun mereka yang bertubuh fisik tidak akan menyadari keberadaan alam baru ini. Ini dapat diperbandingkan dengan kota Shambala, yang saat ini eksis di bumi ini tetapi dalam alam yang berbeda, membuatnya tidak bisa diakses oleh orang-orang biasa.
---
Shambala
Shambala merupakan sebuah kota Cahaya yang terletak di suatu tempat di gurun Gobi, hanya bisa diakses oleh para Rishi dan individu-individu yang sudah maju kesadarannya.
Selama setiap Zaman Cahaya, kota ini akan terbuka bagi siapa saja. Setelah Zaman Cahaya berakhir dan zaman berikutnya dimulai, kondisi Spiritual manusia akan mulai merosot. Jika ini terjadi, kota Shambala akan ditutup lagi, hanya terbuka bagi mereka yang telah maju keadaan Spiritualnya.
Seiring terus merosotnya kesadaran dan level vibrasi manusia berkurang secara signifikan, Shambala menjadi tidak terlihat, sebab vibrasinya berada pada frekuensi yang lebih tinggi.
Jika seseorang ingin melihat dan mengunjungi kota Shambala, ia harus meningkatkan level vibrasi dengan memajukan kondisi Spiritualnya.
Ketika peralihan Kesadaran terjadi pada 2012, mereka yang memilih Kesadaran yang lebih tinggi akan memasuki kota yang mirip Shambala. Sedangkan mereka yang tidak sanggup memilih Kesadaran yang lebih tinggi akan terus mendiami alam yang kita tempati sekarang.
---
Kedatangan Sang Guru Dunia
Kebanyakan agama-agama besar dunia meyakini bahwa penemu agama mereka akan kembali untuk menyelamatkan dunia. Ketika umat Nasrani meyakini kembalinya Kristus, umat Buddhis meyakini bahwa Buddha akan berinkarnasi sebagai Maitreya. Umat Yahudi menunggu kembalinya Messiah, umat Muslim menantikan Imam Mahdi dan umat Hindu menantikan inkarnasi kesepuluh Vishnu yang dikenal sebagai Kalki.
Tak peduli nama apa yang mereka gunakan, mereka menunjuk pada Sang Guru Dunia yang sama, yang telah siap mengatur Peralihan Kesadaran. Dia lahir pada tahun 1924 di Shambala dan sejak itu kemudian Ia mempersiapkan, bekerja dan menunggui secara intensif proses transformasi. Dia tinggal di Shambala.
Suvahini menambahkan,”Begawan Kalki mengatakan, aktivitas-Nya akan mencapai puncaknya pada tahun 2012 ketika kondisinya diciptakan oleh Photon Belt, Penjajaran Galaksi, kutub magnetik bergeser dan peristiwa lainnya yang menciptakan kondisi ideal bagi transformasi melalui aksi-Nya. Dalam tahun 2012, Ia akan mempekerjakan Cahaya untuk membuang ketidakmurnian dari umat manusia. Akan banyak yang tidak bertahan selama proses pemurnian ini.”
Suvahini melanjutkan,”Efeknya akan dimulai pada Januari 2012 dan puncaknya pada 21 Desember 2012. Saya dapat melihat banyak kekacauan.”
---
Hari Penghakiman
Beberapa agama berbicara mengenai Hari Penghakiman ketika Tuhan atau utusan-Nya turun dari surga dan menghakimi bagaimana setiap individu hidup di atas bumi ini. Ini bukanlah suatu hari penghakiman tetapi suatu periode dari tahun 2012 hingga 2018, tujuh tahun kesengsaraan seperti telah disebutkan dalam Kitab Suci.
Namun tak seorang pun yang duduk di kursi pengadilan dan menghakimi siapa saja. Malahan, energi murni akan membanjiri bumi selama periode itu, sebagai proses alamiah untuk mengentaskan ketidakmurnian dari setiap orang. Akan banyak yang melanjutkan hidup tanpa terjadi transformasi apa-apa sebab itulah pilihan mereka.
Ini juga merupakan masa pengembalian. Semesta sudah siap untuk mengembalikan. Ia akan mengembalikan apapun yang ia terima dari kita. Jika dulu kita hanya mengirim vibrasi positif, Semesta akan mengembalikannya berlipat ganda. Emosi kita, baik positif maupun negatif, mencapai Semesta.
“Itu merupakan kewajiban Semesta untuk mengembalikan. Itu bukan hukuman tetapi sebuah kesempatan untuk menyadari kesalahan-kesalahan kita dan memperbaikinya sendiri. Ini adalah saat pengampunan yang instan. Jika kita rela menerima kesalahan dan kekeliruan kita serta menyesalinya, kita akan dimaafkan. Tiada lagi Karma, masalah ataupun penderitaan.”
---

BAGIAN KE-12
TAHUN 2012 Peristiwa-peristiwa Lainnya di Tahun 2012
Sesi ini mendaftarkan beberapa peristiwa penting lainnya yang diperkirakan terjadi tahun 2012.
Second Sun
Semua bintang yang hidup di satu dari planet-planet mereka mempunyai teman atau kembaran bintang. Matahari kita juga punya kembarannya, dikenal sebagai Second Sun (Dwitiya Suryanarayana). Second Sun ini tidak kasat mata. Ia eksis di level yang lebih halus seperti Shambala namun jika diperlukan ia tampak secara fisik.
Second Sun tersebut telah disalahpahami oleh banyak astronom dan New Ager sebagai planet terpencil atau sebuah bintang dwarf coklat (a brown dwarf star) yang dikenal dengan sebutan Planet X, Nibiru, Nemesis dan lainnya.
Second Sun bukanlah planet atau bintang mati tetapi ia benar-benar sebuah bintang di belakang Matahari jika dilihat dari bumi. Terkadang ia terlihat oleh individu-individu yang berevolusi secara spiritual. Ia terang menyilaukan jika terlihat.
Energi Second Sun berwarna biru. Ia sangat terang dan lebih besar daripada Matahari.
Second Sun tidak berevolusi mengitari Matahari dan juga ia tidak memiliki planet-planet sendiri. Jarak antar dua Matahari ini konstan. Manakala Matahari melemah, Second Sun bertindak sebagai back up dan suplemen Matahari dengan energinya.
Second Sun sedang berperan besar saat ini. Energi yang dilepas Second Sun akan meningkat pada 2012 untuk membantu transisi. Kita semestinya menerima Prana (Vital Energy) dari Second Sun ini untuk bertransformasi. Nadi kita (Nadi adalah jaringan Prana di dalam Vital Body kita) telah berubah untuk menerima Prana yang lebih tinggi dari Second Sun.
Ketika kita tidak sanggup keluar dari kegelapan, kita memerlukan pertolongan dari Second Sun. Para Rishi tahu kapan saatnya dan bukan saatnya untuk mengaktivasi Second Sun. Second Sun sedang menunggu untuk menghubungi kita. Dari sekarang, kita harus mulai berinteraksi dengan Second Sun.
Energi dari Second Sun membantu kita terbuka atas realitas baru. Second Sun merupakan sumber pengetahuan lanjutan yang dibutuhkan di Zaman Cahaya.
---
Bangsa Maya
Bangsa Maya yang dulu tinggal di Amerika Tengah selama 2.000 SM, merupakan orang-orang yang telah maju. Mereka ahli dalam matematika dan astronomi.  Dengan pengetahuan yang dimiliki, mereka memetakan berbagai kalender. Kalender Maya tidak hanya membantu menghitung hari, bulan, tahun dan periode waktu yang lebih panjang tetapi juga menandakan fase berbeda dalam evolusi Spiritual umat manusia.
Kalender ‘Long Count’ milik mereka, yang mana kira-kira 5126 tahun menurut kalender Gregorian, berakhir pada 21 Desember 2012 dan dengan kata lain dimulainya yang baru. Ia me-reset dari 12.19.19.17.19 ke 13.0.0.0.0.
Maka ketika kalender Long Count berakhir, fase dalam evolusi Spiritual manusia berakhir dan dimulainya fase yang baru. Seperti dipercaya pada umumnya, akhir dari kalender Maya, tidak menunjukkan akhir dunia ini. Ini menunjukkan dimulainya Zaman Baru, Era Baru. Kalender-kalender mereka jauh lebih maju dan akurat jika dibandingkan dengan kalender Gregorian yang kita gunakan saat ini, yang banyak cacat dan kekurangannya.
Dulu bangsa Maya sadar terhadap orbit Matahari mengelilingi galaksi dan frekuensi serta pentingnya penjajaran Matahari dengan Pusat Galaksi. Diyakini bahwa kalender Long Count me-reset pada 21 Desember 2012 karena Penjajaran Galaksi dan me-restart yang mengindikasikan suatu fase baru dalam kehidupan orang-orang di bumi. Bangsa Maya meyakini penjajaran dengan Pusat Galaksi secara tidak langsung berarti ‘penjajaran’ atau tuning (menyetel)  dengan apa yang disebut Higher Intelligence.
Bangsa maya tidak belajar juga tidak melakukan riset untuk memperoleh pengetahuan. Mereka sudah memiliki pengetahuan tersebut sebelum mereka mengunjungi bumi ini. Mereka datang dari sebuah bintang yang terletak dekat dengan pusat dari galaksi kita.
“Bangsa Maya telah mencoba berbagi pengetahuan kepada orang-orang di bumi namun tak seorang pun tertarik dan siap. Mereka telah mencoba membantu meringankan penderitaan umat manusia. Dahulu mereka berhubungan dengan para Rishi. Para Rishi telah meminta bangsa Maya kembali ke planet mereka. Terdapat banyak teori mengenai lenyapnya bangsa Maya secara tiba-tiba. Mereka pergi dengan tubuh fisik mereka dalam pesawat ruang angkasa. Mereka akan kembali ke bumi ini suatu waktu nanti.”
---
Siklus Galaksi
Matahari Pusat kita, Alcyone, berevolusi mengitari Pusat Galaksi, menghabiskan waktu 225 juta tahun untuk menyempurnakan satu orbit. Siklus galaksinya Alcyone juga berakhir pada 2012 dan ini penting untuk diperhatikan.
---
Siklus Matahari
Sunspot atau bintik pada Matahari merupakan planet berukuran gelap yang menempel pada Matahari dengan aktivitas magnetik yang intens yang mengurangi suhu dan terangnya daerah Matahari. Kemunculan Sunspot ini menuruti siklus dan teratur kira-kira setiap sebelas tahun yang merupakan Siklus Matahari. Dalam kaitan dengan intensnya aktivitas magnetik selama siklus Matahari, maka terjadi ledakan suar Matahari. Suar Matahari merupakan ledakan raksasa di atas permukaan Matahari dengan melepaskan Sinar-X dan Ultraviolet yang mencapai bumi, mengacaukan komunikasi radio dan jaringan listrik. Siklus Matahari saat ini diperkirakan berakhir sekitar tahun 2012. Satelit operator dan perencana misi ruang angkasa sedang diperkokoh untuk siklus Matahari berikutnya karena diduga akan terjadi badai yang luar biasa sehingga menyebabkan gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir. Suar Matahari yang mencapai bumi membawa energi bagi transformasi kita. Semua planet sadar akan perubahan-perubahan ini.
---
Zaman Aquarius
Dalam astrologi, seiring Matahari bergerak di ruang angkasa, ia melewati duabelas konstelasi bintang yang disebut Zodiak. Saat ini kita melewati Pisces dan segera memasuki Aquarius. Hal ini penting untuk diperhatikan sebab Zaman Aquarius diidentikkan sebagai Zaman Keemasan. Tetapi tanggal pasti memasuki Aquarius tidak diketahui. Ketika beberapa menyatakan kita sudah berada di dalamnya, yang lainnya menyatakan bahwa kita akan memasuki Aquarius setelah 360 tahun.
Suvahini berkata,”Kita sudah memasuki Zaman Aquarius dan saat ini kita sedang menerima energi dari Aquarius, yang berwarna putih kebiruan. Aquarius sedang mengatakan bahwa dengan memasukinya, akan terjadi banyak kebingungan di antara orang-orang, yang akan membantu mereka menyerap lebih banyak Cahaya dan lebih mempercepat berpindah menuju kesadaran yang lebih tinggi.”
Setiap konstelasi merupakan medan energi yang mempengaruhi kita. Pengaruh utama memasuki Aquarius adalah sifat asli dari setiap individu muncul ke permukaan, jadi mereka harus menghadapi dan berurusan dengannya. Kesalahan yang dibuat di masa lalu juga akan muncul ke permukaan. Ini merupakan kesempatan yang diberikan untuk menerima kesalahan-kesalahan tersebut.
Masing-masing Zodiak memiliki duabelas tipe energi dan energi spesial tersendiri. Saat kita memasuki Photon Belt, energi yang diperlukan untuk transformasi dilepaskan, itulah alasannya Suvahini bisa melihat energi biru. Faktanya, beberapa Zodiac dapat melepaskan energi-energi ini. Pengaruh Aquarius hanya sesaat jika dibandingkan dengan pengaruh Photon Belt.
---
Resonansi Schumann
Ketika gelombang elektromagnetik melintasi ruang antara permukaan bumi dan bagian atas atmosfer, mereka beresonansi pada frekuensi tertentu. Ini disebut dengan Resonansi Schumann. Normalnya terjadi pada frekuensi 7,8 putaran per detik. Frekuensi dapat bervariasi di tempat yang berbeda, dalam kondisi yang berbeda. Resonansi ini biasanya dikenal dengan earth’s heartbeat  atau  Gaia’s heartbeat.
Pentingnya Resonansi Schumann disadari ketika para astronot menghabiskan periode waktu yang luas di angkasa luar itu mengalami distress dan disorientasi. Ketika alat memutar tiruan Gelombang Schumann yang telah diinstal di pesawat, kekacauan pun lenyap. Oleh sebab itu, untuk hidup normal, Gelombang Schumann sangat penting. Pengukuran saat ini menunjukkan bahwa Resonansi Schumann telah meningkat ke 11 putaran per detik.
Menurut Suvahini, saat ini Resonansi Schumann berada pada 11,34 Hertz. Diperkirakan akan meningkat secara gradual ke 15 Hertz pada akhir masa transisi, yaitu di tahun 2018. Pada frekuensi ini, negativitas dalam diri kita tidak akan bertahan hidup. Resonansi Schumann akan mencapai maksimum 22,82 Hertz pada puncak Zaman Keemasan.
Suvahini menyatakan, saat Gaia’s heartbeat meningkat, ia membantu memunculkan negativitas yang terpendam. Setelah itu individu harus berhadapan dengannya. Frekuensi yang meningkat juga membantu kita mendengar suara Cahaya dan menyetel pada frekuensinya serta mengatur ke energi Prana yang lebih tinggi. Hal ini akan membantu kita menerima Prana secara langsung dari Second Sun.
---


Prediksi
Telah banyak pujangga dan peramal seperti Nostradamus, Merlin The Wild dan Mother Shipton, yang telah cukup akurat memprediksi beberapa peristiwa besar dunia, juga telah menyatakan tentang perubahan-perubahan besar sekitar tahun 2012. Ada buku-buku seperti I-Ching yang berarti “Buku untuk Perubahan” dan Kitab Suci yang membuat prediksi perihal peristiwa-peristiwa dunia seperti itu. Ada satu ‘nabi’ di abad modern yang telah mencengangkan para ilmuwan. Ia adalah software komputer kompleks yang bekerja dengan jutaan program yang lebih kecil  yang bekerja melalui internet untuk memperoleh data dari percakapan orang. Awalnya analisis data ini dimaksudkan untuk menaksir trend dalam pikiran kolektif manusia sehingga dimungkinkan mendapat petunjuk dalam pasar saham. Meskipun ia didesain untuk membuat prediksi bagi pasar finansial, penggunanya melakukan observasi dan diprediksi bahwa di masa depan akan terjadi kekacauan-kekacauan emosi pada orang-orang. Entah bagaimana, orang-orang secara kolektif menjadi sadar akan bencana di masa depan.
Beberapa prediksi yang telah dibuat software tersebut adalah, serangan pada menara kembar pada September 2001 di New York (prediksi dibuat Juni 2001), tsunami tahun 2004, serangan anthrax di Washington dan masih banyak lagi. Prediksi besar berikutnya adalah perang nuklir atau yang sama dengan tahun 2008 atau 2009 dan rangkaian bencana alam ini akan memuncak dalam sebuah peristiwa global menjelang akhir 2012.
---

BAGIAN KE-13
TAHUN 2012 Kehidupan Setelah 2012
Kehidupan Setelah 2012
Terkait semua informasi yang tersedia pada kita, sangat sulit dibayangkan kehidupan seperti apa setelah tahun 2012. Di sini, kami menyajikan beberapa penjelasan dan pengalaman yang dapat membantu sebagai petunjuk.
Di tahun 2012 mereka yang bertahan hidup dikelompokkan ke dalam dua: orang-orang yang sudah mulai bertransformasi dan yang belum. Realitas yang dirasakan oleh mereka tergantung pada kondisi Spiritual dalam diri mereka.
Para Rishi dan para master di alam Astral datang untuk memandu kita. Kita harus membangun hubungan dengan mereka supaya kita mendapat tuntunan dari mereka. Tuntunan demikain merupakan keharusan selama tahun 2012. Itulah mengapa, sejak sekarang dan ke depannya, kita harus bermeditasi lebih lama dan berupaya berbicara kepada Cahaya.
Tingkat transformasi dan jumlah orang yang bertransformasi menentukan peristiwa seperti pergeseran kutub dan perubahan-perubahan bumi lainnya. Begitu pun ketersediaan listrik bergantung pada luasnya transformasi global. Orang-orang menjadi vegetarian. Sehingga membunuh binatang untuk makanan akan berhenti. Orang akan berhenti menggunakan material buatan seperti plastik yang mencemari lingkungan. Mereka beralih ke material alami seperti katun. Konsumsi alkohol juga berhenti.
Orang-orang yang masih bergantung pada makanan akan belajar menarik lebih banyak Prana dari Matahari dan Second Sun. Itu terjadi beberapa waktu sebelum mereka hidup sepenuhnya dengan Prana. Setiap orang akan sehat dengan tubuh proporsional. Tak ada yang kurus maupun gemuk.
Listrik akan digantikan dengan jenis energi yang berbeda (anti karbon), yang dapat ditarik dari atmosfer. Setiap rumahtangga akan memiliki sendiri sumber energi yang tidak terbatas dan gratis, tak perlu lagi bergantung pada pusat jaringan listrik.
Akan ada spesies baru yang dapat hidup dengan pengalaman lebih dengan kesadaran lebih tinggi. Begitu juga sebuah batu akan mempunyai vibrasi lebih tinggi.
Segalanya di atas bumi, setiap atom menyerap lebih banyak Cahaya dan bercahaya dengan Cahaya Ilahi. Kita memasuki Kesadaran baru yang berlandaskan Cinta.
Seorang Meditator wanita, yang dikenal dengan visi dan pengalamannya yang menakjubkan, pernah bermimpi dengan gamblang, konon terjadi gelap selama tiga hari dan di sana kebingungan menyebar luas, orang-orang berlari pontang-panting dan uang berhamburan di udara tak seorang pun yang tertarik. Selama bermimpi, ia menyadari bahwa bumi sedang memasuki Photon Belt.
Suvahini telah memiliki visi berikut berkenaan dengan kejadian-kejadian yang berlangsung di tahun 2018. “Para meditator semua bermeditasi di suatu tempat. Sedangkan yang lain berteriak ketakutan. Begitu banyak kengerian dan kekacauan di luar sana, namun para Meditator tidak merasa terganggu dengan itu semua. Para Meditator telah mengisi diri mereka sendiri dengan banyak Cahaya putih. Gempa bumi sedang terjadi di luar. Semua orang yang bermeditasi telah memenuhi syarat dan tumbuh secara Spiritual.
“Mereka sedang menarik banyak Cahaya untuk membantu orang-orang yang menderita. Sekitar 80% populasi dunia yang tidak bertransformasi ada di luar tempat ini.
“Kemudian Begawan Kalki, Sang Guru Dunia, turun ke tempat di mana orang-orang bermeditasi dan meminta semua orang untuk bermeditasi selama tiga hari. Dia berkata,”Marilah kita tahan Cahaya dan mulai hidup dengan Prana selama periode ini. Banyak orang di luar sana akan tewas dan akan dialihkan ke tujuh bumi untuk bertransformasi lebih lanjut.”
“Para Dewa dan Dewi sedang turun membawakan globe Cahaya Emas. Kemudian Mahavatara menyematkan pensil berbentuk gadget  pada setiap orang, yang dapat membantu mereka untuk menyokong sifat-sifat yang baik. Itu membantu menerima Prana secara langsung dari Matahari. Itu juga membantu kita membawakan pengetahuan yang luar biasa untuk menolong orang lain.
“Sebab pensil yang seperti gadget ini, orang akan memiliki ukuran dan berat yang sama. Karenanya orang-orang akan tampak cantik.”
---
Mahavatara
Sang Guru Dunia, yang dikenal dengan nama Maitreya, Begawan Kalki dan sebagainya datang ke bumi ini untuk memandu umat manusia selama masa transisi menuju Zaman Baru. Begitu transisi sudah sempurna dan kita memasuki Zaman Cahaya, maka kehidupan di bumi dikelola oleh para Rishi di bawah panduan Mahavatara, yang merupakan inkarnasi Vishnu. Nabi asal Barat, Nostradamus, sudah mengenal-Nya. Nostradamus menyebut-Nya dengan nama Kiran. Mahavatara telah terlahir dan sudah bersiap dan menunggu untuk memimpin.
---
Nasib Kita
Apa yang ada dalam informasi ini banyak memuat kejadian-kejadian yang nampaknya bakal terjadi di masa depan. Bagaimana pun otentiknya prediksi tersebut, kami dapat menyatakan bahwa semuanya itu hanyalah kemungkinan-kemungkinan. Peristiwa di masa depan, betapa pun kuat diprediksi, bisa terjadi atau bisa juga tidak. Hal ini disebabkan masa depan tergantung kepada kita.
Umat manusia bisa bekerja secara kolektif dan memilih masa depan seperti apa yang diinginkan. Bekerja sama tanpa mementingkan diri sendiri sebagai satu kelompok dengan tujuan yang satu meringankan penderitaan umat manusia, itulah semua yang dibutuhkan bagi dunia ini.
Namun kita tahu itu tidak mudah untuk memobilisasi seluruh manusia. Apa yang bisa kita lakukan sebagai individu mengenai diri sendiri dan dunia ini? Sesi berikut ini akan menjelaskan cara dan teknik yang memiliki kekuatan untuk mentransformasi kita dan pengaruh yang kuat terhadap dunia.
RENCANA AKSI
Rencana Aksi untuk mengarungi tahun 2012 dan hidup di dalam Photon Belt adalah sederhana. Sungguh-sungguh sederhana, simple. Yaitu dengan memurnikan diri kita sendiri dan bertransformasi menjadi jujur, damai dan penuh kasih. Ini untuk mewujudkan sifat sejati kita akan Cinta dan Cahaya.
Ini nampaknya sangat mudah, namun kita tahu, sangat sulit, khususnya setelah mengalami masa kegelapan atau Kali Yuga selama  5.000 tahun. Tetapi tak ada pilihan. Photon Belt berbicara kepada Suvahini dan mengatakan: ‘Berubahlah atau binasa’.
Karena sulitnya untuk berubah, para Rishi, Begawan Kalki dan Begawan Maitreya, Sang Penguasa Shambala, dan banyak  lagi para Pekerja Cahaya sedang menanti untuk membantu dan memandu kita. Seseorang harus memilih kehidupan Cahaya dan ia pun peroleh semua pertolongan. Ini waktunya untuk memilih. Tak ada lagi waktu untuk berdiam diri dan menunggu-nunggu.
Tidak ada lagi tempat bagi selain Cinta, kekerasan, dan korupsi di dalam Photon Belt. Di sini penuh dengan Cinta, Kedamaian, dan Cahaya. Untuk memasuki Photon Belt dan mengarungi tahun 2012, para Guru menyarankan agar kita menjadi bagian dari Rencana Aksi dengan cara mempraktekkan teknik berikut setiap hari. Teknik ini bisa dilakoni oleh setiap orang dan semua orang. Ini tidak terkait dengan agama apapun, tetapi mengandung makna Spiritual.

Teknik Menyalurkan Cahaya
Cahaya merupakan Sumber, dari sanalah semua ciptaan berasal. Cahaya berada di mana saja pada frekuensi yang berbeda. Ia memiliki Intelejensia, Cinta, dan Kedamaian. Ketika kita menyalurkan Cahaya, kita melakukan transformasi terhadap diri kita sendiri dan juga dunia. Untuk menyalurkan Cahaya, duduklah senyaman mungkin menghadap Utara dan bayangkan samudera Cahaya berada di atas Anda. Bayangkan Cahaya tersebut memasuki Anda dan mengisi seluruh tubuh Anda. Rasakan, alamilah Cinta dan Kedamaian dari Cahaya beberapa saat dan bayangkan Cahaya tersebut secara berangsur-angsur menjalari sekeliling Anda, memenuhi ruang Anda, rumah, tempat, negeri, dan seluruh dunia.
Praktekkan ini selama 7 menit setiap hari. Anda juga bisa mempraktekkannya selama satu jam atau lebih.
---
AKHIRNYA...
Informasi ini bukan untuk menakut-nakuti tetapi untuk membangunkan. Dunia tidak akan berakhir pada tahun 2012. Namun di sanalah akan menjadi Awal Baru...

*)Diterjemahkan oleh Arief Rahman dari judul aslinya “2012 End or Beginning”, oleh Study Centre asuhan Guruji Krishnananda dan dipublikasikan oleh Manasa Foundation, INDIA.
»»  read more

Topik langka paling dicari

Pengunjung Online


Rekomendasi Buku

Free Speech

KPK

Apa yang saya pikirkan

Admin

Foto Saya
riefjournal
Arief Rahman, was born on January 14th, homeland Indonesia. This blog is dedicated to the travelers who are doing journey within...
view more my profile

Twitter Facebook Friend Feed

BlogLink

Suka blog ini? Copy paste kode ini ke blog anda